Laman

Rabu, 22 September 2010

oli bercampur air

silinder head
Silinder head atau Cylinder Head merupakan bagian dari mesin yang bekerja meniptakan kompresi bersama dengan piston mesin.
Silinder head atau kepala silinder dinamakan demikian karena berada selalu di atas dari silinder atau piston.
Dengan adanya klep-klep di silinderhead maka kondisi ruang bakar dapat di atur sedemikian hingga bekerja normal. Klep membuka
dan menutup diatur oleh sistem timing.
Disilinderhead sering kita lihat banyak lubang-lubang diantaranya adalah lubang baut pengikat, lubang pelumasan oli dan juga lubang pendiginan oleh air.
berlalu lalangnya air dalam kecepatan tinggi di rongga sempit dan dalam kondisi yang cukup panas maka akan menyebabkan pihak-pihak yang lemah menjadi tergerus atau terkikis. Selain terkikis kemungkinan terjadinya kavitasi juga cukup berperan dalam rusaknya komponen Silinder head.
Kavitasi terjadi akibat perbahan air sebagai cairan pendingin menjadi gelembung udara atau uap air...sehingga membahayakan salurannya di silinder head yaitu dapat mengakibatkan tergerusnya permukaan silinderhead dalam bentuk yang bolong-bolong.
Selain karena kavitasi kandungan garam didalam air atau cairan pendingain membantu mempercepat terjadinya kerusakan pada cylinder head.
Apabila terjadi kerusakan keropos pada Cylinder head maka kemungkinan yang ada antar lain :

  1. Kompresi nyebrang ke saluran sistem pendinginan Sehingga terjadi Overheat
  2. Air bercampur dengan Oli
  3. Oli bercampur Air
Ketiga gejala diatas jarang sekali terjadi bersamaan, biasanya timbul salah satu dari gejala di atas.
Overheat sering terjadi apa bila packing head tidak dapat membatasi bagian yang keropos dari silinderhead tepatnya di bagian
antara lubang piston atau seher dengan saluran sistem pendinginan (air atau coolant). Apabila terjadi kompresi menyebrang maka
biasanya akan timbul gelembung-gelembung udara di radiator saat mesin dinyalakan. Selain itu temperatur cepat meningkat dan di ikuti dengan berkurangnya air karena peningkatan temperatur yang cepat itu. Gejala ini dengan mudah dapat dilihat dengan cara membuka tutup radiator dan menstarter mobil..biasanya kalau kompresi bocor ke saluran pendinginan maka saat mesin akan hidup air akan lompat dari mulut tutup radiator.
Air bercampur oli, biasanya ini tidak terlalu fatal dan biasanya percampurannya sedikit, akan terlihat butir butir oli di radiator, semakin hari semakin banyak. Ini terjadi apabila keropos silinderhead terjadi di rongga antara saluran pendingin dan pelumas.
Oli bercampur Air, apabia terjadi demikian maka warna oli dalam sekejap akan berubah menjadi warna susu, coklat keputihan. Hal ini sangat berbaya sebab fungsi pelumasan oli akan hilang kemudian membuat komponen-koponen bergerak akan cepat aus dan tergerus. Hal ini dapat terjadi apabila silinderhead bocor diantara jalur saluran pelumas dan saluran pendingin.
Solusi yang dapat di ambil setelah mengetahui silinderhead anda keropos adalah dengan melakukan pengelasan, dengan material yang sesuai kemudian di scrap atau cukup di Amplas dengan menggunakan kaca sehingga permukaan silinderhead jadi rata.
Biaya yang di butuhkan untuk melakukan pengelasan dan perataan kembali adalah berkisar Rp 300.000-500.000, kekurangan dari pengelasan ini antaralain :
  • pengelasan harus yang berpengalaman agar material tambahan menyatu sempurna
  • jalur air atau oli menjadi tidak sempurna karena hasil dari lasan tidak akan berbentuk seindah aslinya
  • setelah mengalami perataan atau di scrap atau di amplas, permukaan silinderhead pasti menjadi tipis, rasio kompresi pasti meningkat.sehingga kemungkinan mesin lebih cepat panas dan sering ngelitik.(knocking)
  • Waktu yang terbuang cukup lama 1-2 hari.
Solusi lain adalah mengganti silinderhead dengan yang baru atau copotan. Solusi ini cukup jitu mengingat mengganti itu lebih bagus dan lebih cepat daripada memperbaiki.Namun biaya yang harus dikeluarkan tidak bisa dianggap remeh untuk parts baru silinderhead ini berkisar 2-9jt tergantung jenis kendaraannya.
Untuk copotan biasanya di jual bersama noken as pelatuk klep dan lain lain juga tidak bisa dibilang murah berkisar antara 1,5-5jt.
Oleh karena itu selama masih sehat maka rajin-rajin lah merawat sistem pendiginan, dengan mengganti air radiator sesuai dengan petunjuk pedoman pemilik kendaraan yang diberikan oleh pabrikan kendaraan masing-masing dan ingat jangan menggunakan sembarang air untuk radiator sebaiknya gunakan air destilasi, seperti air accu atau air radiator coolant atau air tampungan ac.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar